DPMPTSP Aceh Gelar IPF untuk Pacu Ekonomi Aceh

March 15, 2023 - 00:48
Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Aceh, M. Jafar di Auditorium Teuku Umar, Bank Indonesia Perwakilan Aceh di Banda Aceh, Selasa (14/03/2023).
1 dari 3 halaman

“Ada sekitar 150 peserta yang akan mengikuti acara hari ini, terdiri dari Bupati/Walikota se Aceh, Kepala BAPPEDA dan DPMPTSP Kab/Kota se Aceh dan kepala SKPA terkait lainnya, termasuk juga Pimpinan BI Perwakilan Aceh dan pelaku usaha lainnya, terdiri dari 2 (dua) sesi pertemuan, yaitu Sesi Seminar pada pagi hari dan Sesi Pembahasan pada siang hari, yaitu sesi pembahasan usulan produk unggulan daerah dan coaching clinic penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO).

HABADAILY.COM, BANDA ACEH – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh bekerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Aceh menggelar Aceh Investment Planning Forum (IPF) 2023 yang bertema “Sinkronisasi Rencana Investasi dalam Mewujudkan Hilirisasi Industri Aceh berbasis Komoditas Unggulan Daerah.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Aceh, M. Jafar di Auditorium Teuku Umar, Bank Indonesia Perwakilan Aceh di Banda Aceh, Selasa (14/03/2023).

Investasi merupakan faktor penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh yang inklusif, khususnya investasi hilirisasi berbasis SDA yang memiliki peran penting untuk mendukung tercapainya sasaran strategis investasi Aceh, seperti hilirisasi industri di sektor perkebunan, kelautan, perikanan dan kehutanan, termasuk juga hilirisasi di sektor minyak, gas bumi, mineral dan batubara melalui semangat “Aceh Green Investment”.

“Merujuk RPJP Aceh 2012-2032 dan RUPM Aceh 2015-2025, kebijakan investasi Aceh belum berkembang dari pengelolaan sektor pertanian dan sumber daya mineral ke arah hilirisasi industri berbasis SDA dalam menciptakan multiflier effect, meningkatkan added value, memperkuat struktur industri dan menumbuhkan populasi industri serta lapangan pekerjaan. Hilirisasi industri berbasis SDA sangat relevan dengan kondisi Aceh saat ini yang memiliki kekayaan hayati, mineral dan tambang sebagai bahan baku industri, “ ungkap Jafar.

© 2024 PT Haba Inter Media | All rights reserved.