Manajer Persipura Ungkap Cara Culas PSSI Hentikan Liga 2

January 17, 2023 - 00:59
Manajer Persipura Yan Permenas Mandenas.
2 dari 3 halaman

"Untuk 19-20 klub yang itu (menandatangani) bukan legitimasi Liga 2 dihentikan, tapi kita legitimasi hasil owner meeting klub itu disampaikan ke PSSI. Selanjutnya scara lisan Dirut PT LIB, Fery Paulus mengatakan hasil owner meeting 14 Desember 2022 itu akan disampaikan ke PSSI dan keputusannya akan disampaikan ke klub," ungkap Yan Mandenas, kepada awak media di Jakarta, Senin (16/1/2023). 

Hal yang sangat disayangkan, lanjut Yan Mandenas, PSSI tidak mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak klub terkait penandatanganan perwakilan 20 klub Liga 2 itu. Dia menganggap PSSI terlalu cepat mengambil keputusan yang salah karena merugikan sejumlah klub peserta Liga 2 dan mengklaim hal itu tidak wajar.

"Tapi ini (soal penghentian Liga 2) tidak dikonsultasikan tapi diputuskan sendiri. Seharusnya, hasil Exco PSSI itu tertutup dulu. Karena yang berhak hentikan Liga itu di kongres PSSI," kata Yan Mandenas.

"Jadi hasil itu harus ke klub, disampaikan ke LIB dan PSSI dan dibawa ke kongres dan kongres yang tentukan liga lanjut apa tidak. Jadi, kalau mereka putuskan terburu-buru dan diekspos ke publik, itu tak pantas," tegas Yan Mandenas.

Sehingga, Yan Mandenas mengklaim bahwa sebagian tanda tangan itu ada yang dipalsukan. Bahkan, ia menyebut ada beberapa klub yang menerima uang sekitar Rp15 juta agar manipulasi tanda tangan tersebut bisa aman.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.