Kisah Pilu Calon Penerima KPR Bersubsidi di Bireuen

January 9, 2023 - 03:10
Calon penerima rumah KPR bersubsidi yang mengaku menjadi korban penipuan. FOTO HABADAILY.COM

“Semula kami sangat yakin akan mendapatkan rumah bantuan itu, tetapi mereka tega menipu orang miskin seperti kami.”

HABADAILY.COM—Bermimpi tinggal di rumah layak huni, justru uang yang dikumpulakan bertahun-tahun melayang dalam sekejab. Sejumlah warga di Kabupaten Bireuen mengaku menjadi korban penipuan berkedok bantuan rumah KPR Bersubsidi. Kini mereka hanya bisa meratapi nasib.

“Kami sudah menyerahkan sejumlah uang ke pihak CV Imza Rizki Jaya untuk dibangunkan rumah KPR bersubsidi. Namun rumah tersebut tidak kunjung di bangun, kami merasa tertipu,” ungkap Nurhajjah Arahman (53) kepada media ini, Minggu (8/1/2023).

Perempuan yang tinggal di Gampong Ulee Blang, Kecamatan Jeunieb, ini mengisahkan, beberapa keluarganya yang terlanjur menyetorkan uang ke pihak CV Imza Rizki Jaya merupakan warga miskin. “Semula kami sangat yakin akan mendapatkan rumah bantuan itu, tetapi mereka tega menipu orang miskin seperti kami,” lirih Nurhajjah dengan mata berkaca-kaca.

Padahal, menurut dia, pemilik CV Imza Rizki Jaya Hj Rizayati dan bendaharanya yang bernama Zahara pernah bertandang langsung ke rumahnya. “Kala itu Hj Rizayati dan bendaharanya menjanjikan segera membangun rumah KPR bersubsidi bantuan pemerintah pusat tersebut, terutama kepada warga yang sudah menyetorkan uang ke pihaknya,” papar Nurhajjah.

Setelah sekian lama menunggu, lanjut Nurhajjah, ternyata rumah yang dijanjikan tidak direalisasikan pembangunannya. Para calon penerima bantuan rumah tersebut merasa tertipu. “Kini hanya berharap, agar uang kami dikembalikan oleh pihak CV Imza Rizki Jaya,” harapnya, sambil berlinang air mata.

Dia menambahkan, semua permasalahan tersebut sudah dilaporkan ke Polres Bireuen. “Kami memohon kepada pihak Polres Bireuen, agar permasalahan kami tersebut bisa secepatnya dituntaskan,” lanjutnya. 

Nurhajjah menegaskan, pihaknya benar-benar menjadi korban dalam permasalahan tersebut. “Kami punya bukti penyetoran uang yang kwitansinya ditandatangani langsung Hj Rizayati dan bendahara CV Imza Rizki Jaya yang bernama Zahara,” pungkasnya. 

Zainal Abidin, pelapor kasus KPR bersubsidi ke Polres Bireuen.

Zainal Abidin, pelapor kasus tersebut ke Polres Bireuen, mengatakan sejumlah warga yang menyetorkan uang ke pihak CV Imza Rizki Jaya merupakan keluarga dekatnya. “Boleh dikatakan kami sekeluarga menjadi korban penipuan dalam perkara ini,” katanya.

Selain dirinya, papar Zainal Abidin, terdapat sembilan keluarga dekatnya yang menjadi korban KPR Bersubsidi itu. Mereka yakni Nila wati, Nurlaili, M Husen, Saini Saris, Martani Hasan, Kasmi Yati, Nurdin Majid, Alisawati, dan Jailani. “Meski proses hukum kasus ini sedang berjalan di Polres Bireuen, kami sangat mengharapkan pengembalian uang dari pihak CV Imza Rizki Jaya,” harapnya.

Sementara Hj Rizayati yang dikonfirmasi media ini via WhatsApp, tidak memberikan tanggapannya sampai berita ini ditayangkan. Sedangkan Sayuti, karyawan CV Imza Rizki Jaya, mengatakan persoalan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab Hj Rizayati selaku pemilik perusahaan tersebut.

Sebelumnya, Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH kepada awak media mengatakan pengusutan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang pembangunan rumah KPR Bersubsidi menjadi prioritas pihaknya untuk dituntaskan awal tahun ini.[] 

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.