Kata Mudha Farsyah, angka pengunjung per hari ini saja yang sudah tercatat 38.080 orang, dan angka ini jauh lebih meningkat dari tahun sebelumnya pada 2021 lalu.
HABADAILY.COM, Banda Aceh - Jumlah pengunjung Museum Aceh terus mengalami peningkatan setiap tahun. Tahun 2021 tercatat 16 ribu pengunjung, sementara tahun 2022 geliat kunjungan ke Museum Aceh terus bertambah bahkan mencapai 38 ribu lebih pengunjung, jumlah tersebut diprediksikan akan terus bertambah hingga akhir tahun 2022 mendatang.
“Pasca covid-19 reda, angka pengunjung selalu naik hampir setiap tahunnya. Tahun ini lebih dari 15 ribu orang sampai hari ini,” kata kata Kepala UPTD Museum Aceh, Mudha Farsyah, pada saat membuka Sosialisaisi Museum Bustanussalatim di Museum Aceh, Senin (05/12/2022) di Banda Aceh.
Baca Juga: Bercerita Sejarah dan Budaya Aceh melalui Gambar Lukisan Kolektif
Kata Mudha Farsyah, angka pengunjung per hari ini saja yang sudah tercatat 38.080 orang, dan angka ini jauh lebih meningkat dari tahun sebelumnya pada 2021 lalu.
"Dari jumlah 38.080 pengunjung terdiri dari tamu asing 213 pengunjung, anak anak 23.832 pengunjung dan dewasa 13.935 pengunjung. ini pengunjung yang registrasi baik di Rumoh Aceh, Pameran Tetap dan Pameran Temporer," akunya.
Baca Juga: Museum Aceh Gelar Sosialisasi Museum Bustanussalatin
Mudha juga mengaku, kalau angka kunjungan bila di kaitkan dengan pengunjung di setiap harinya maka mencapai ratusan ribu, namun, tidak semuanya melakukan registrasi kunjungan. mereka rata rata hanya bermain di luar dan tidak melakukan registrasi.
"Ya, ada ratusan ribu pengunjung kalau misalnya dihitung rata rata pengunjung setiap hari yang berkunjung ke museum aceh. namun terkedang para pengunjung tidak melakukan registrasi, kedepan pihak museum akan mendata lebih detil," jelasnya.
Baca Juga: Kumpulan Berita Museum Aceh
Mudha juga berharap, kepada setiap pengunjung akan menjadi sebagai pemandu wisata atau gaet museum aceh, dimana nantinya setiap pengunjung akan menyebarkan informasi tentang sejarah aceh kepada sahabat, keluarga bahkan wisatawan.
"Pengunjung museum aceh adalah Pramuwisata atau pemandu wisata yaitu gaet museum aceh, dan ini adalah sejarah masa kini, dimana kita sebagai masyarakat aceh menyebarkan sejarah aceh yang benar, makanya museum aceh mengambil moto "Kenali Sejarah Agar Tak Salah melangkah" pasalnya, kalau sudah salah maka tidak akan bisa diperbaiki lagi," harapnya.