Setelah 85 Tahun Wafat, Pahlawan Aceh Pocut Meurah Intan Diajukan Sebagai Pahlawan Nasional

Habadaily | Pendidikan - May 25, 2022 - 09:22
Pocut Meurah Intan adalah pejuang perempuan dari Aceh. Dia lahir tahun 1833 di Tuha Biheue sebuah kawasan di Desa Tiji, Kabupaten Pidie, Aceh. Pocut Meurah Intan meninggal pada 19 September 1937. FOTO. For Habadaily.com
HABADAILY.COM | 

Pocut Meurah Intan adalah pejuang perempuan dari Aceh. Dia lahir tahun 1833 di Tuha Biheue sebuah kawasan di Desa Tiji, Kabupaten Pidie, Aceh. Pocut Meurah Intan meninggal pada 19 September 1937.

Sementara itu, Delegasi Pemerintah Aceh yang dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Jamaluddin berkunjung ke Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Senin, 23 Mei 2022.

Kunjungan ini  dalam rangka koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terkait rencana penataan (pemugaran) makam Pocut Meurah Intan dan pengajuan gelar sebagai pahlawan nasional.

“Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan bapak Bupati Blora, Arief Rohman. Saat kami datang pertama masih tanah, tadi saya lihat sudah ada keramiknya, sudah sangat luar biasa, sehingga kita sudah nyaman untuk berada (ziarah) di area makam Almarhumah Pocut Meurah Intan,” kata Jamaluddin di Rumah Dinas Bupati Blora, Senin (23 Mei 2022).

Kata Jamaluddin, pihaknya sudah berdiskusi dan meninjau langsung untuk memetakan hal apa saja yang dapat dikolaborasikan dengan Pemkab Blora maupun Pemprov Jawa Tengah.

“Tadi kita punya ide untuk membangun dalam jangka pendek, cungkup, kemudian coba membangun gapura yang nanti kita kolaborasi dengan ada karakteristik Aceh dan Blora," ujar Kadisbudpar Aceh.

“Dalam jangka panjang juga perlu kita pikirkan. Gubernur Aceh menyampaikan kalau sudah dua gubernur (Aceh dan Jateng) punya komitmen, ini pasti terwujud," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman mengaku pihaknya sudah menganggap Pocut Meurah Intan sebagai keluarga besar.

“Pocut Meurah Intan sudah menjadi keluarga besar kita. Ketika ada keluarga saudara yang berkunjung ke Blora ini kita muliakan. Kemarin kita baru sedikit bisa menganggarkan untuk paving menuju makam, kita akan tambah lagi. Kita punya mimpi nantinya akan bisa dibangun semacam di lahan keluarga, seizin tentunya, kita ingin ada sebuah bangunan kombinasilah antara Blora sama Aceh, biar ketika tamu datang mungkin ada musholanya, ketika datang bisa nyaman," jelasnya.

Arif berjanji, Pemkab Blora akan terus mendukung dan mendorong pembangunan makam hingga pengusulan gelar pahlawan untuk Pocut Meurah Intan.

“Intinya, yang kita lakukan mungkin pembangunan (makam) dan kedua kita mengejar untuk gelar pahlawan, karena pak Gubernur Jawa Tengah maupun pak Gubernur Aceh sudah komitmen, bahwa kita akan mendukung proses ini. Maka selain bangunan fisik, kita juga menyiapkan tim untuk anugerah pahlawan nasional bagi Pocut Meurah Intan,” ucap Bupati.

Bupati Blora juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Aceh untuk memuliakan makam Almarhumah Pocut Meurah Intan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadirannya kembali di Blora, pak kepala dinas sudah dua kali, pak gubernur Aceh sudah ke sini sekali dan nanti kita jadwalkan untuk silaturahmi ke Aceh,” pungkasnya. []

Share: