Tak Mau Jadi Militer Zionis, Remaja Putri Ini 3 Kali Dipenjara

Habadaily | Dunia - November 3, 2021 - 18:03
Shahar Perets (19), remaja putri yang dipenjara karena menolak jadi bagian militer Zionis Israel.
HABADAILY.COM | 

Meski harus keluar masuk penjara, tekad gadis muda Shahar Perets sudah bulat, tidak mau bergabung dengan militer Israel.

Shahar sudah tiga kali ditangkap karena menolak menjadi bagian tentara rezim Zionis Israel."Saya memutuskan untuk menolak bergabung dengan tentara karena saya tidak mau ambil bagian dalam penindasan jutaan orang yang tinggal di Tepi Barat dan Gaza," kata Shahar seperti dilansir Middle East Monitor, Selasa (2/11/2021).

Shahar menuturkan, dirinya baru saja menghabiskan ulang tahunnya yang ke-19 di balik jeruji besi."Militer tidak ingin saya menulis, berbicara, atau membagikan pemikiran saya. Mereka mencoba membungkam saya," katanya. Shahar hanya dibatasi menggunakan alat tulis selama 10 menit per hari.

"Pembungkaman para penolak politik adalah bagian kecil dari pola perilaku yang lebih keras—pembungkaman perjuangan Palestina untuk hak asasi manusia di Tepi Barat dan Gaza," ujarnya.

Dalam wawancara dengan BBC, orangtuanya mendukung keputusan untuk menolak jadi tentara Israel.

Menurut hukum internasional, hak untuk menolak dinas militer berdasarkan hati nurani didasarkan pada Pasal 18 Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik, yang menjamin hak atas kebebasan berpikir, hati nurani, dan beragama atau berkeyakinan.[]

Sumber: Inilah.Com

Share: