Apalagi sekarang, tambah Nova, terjadinya perubahan paradigma di kalangan pertanian yang tidak lagi milik perseorangan secara konvensional, maupun tradisional. Namun, kini dikendalikan dalam bentuk skema agrobisnis. “Sehingga kini anak-anak muda yang paling cocok mengelolanya. Dan Pemerintah punya komitmen kuat untuk mendukung itu,” katanya.
Selama masa pandemi ini, kata Gubernur, justru komoditas pertanian tumbuh dalam trend positif. Karena itu bukti bahwa pertanian tidak goyah oleh kondisi apapun, terlebih jika dikelola secara modern.
“Kalau memang anak-anak muda sudah terlibat, tentu kita dukung. Dukungan pemerintah itu lebih pada dalam bentuk kebijakan,” ujar Gubernur Nova.
Sementara itu CEO Beupahkupi Maulana Wiga mengatakan, untuk tahun ini mereka terpilih mewakili Indonesia tampil di Speciality Coffee Expo 2021, di New Orleans, Lousiana, Amerika Serikat.
“Alhamdulillah, di sinilah kita ingin mencari mitra buyer potensial, terutama dari sisi pembelian yang tentu saja dengan harga baik atau minimal sesuai harga pasar global, Dengan demikian kami juga bisa kami membeli dan membantu para petani kita dengan harga yang menyejahterakan. Konon lagi, dalam waktu dekat di Gayo, Bener Meriah dan Aceh Tengah yang lahan kopi sekitar 90.000 hektar akan melaksanakan panen besar,” sebut pengusaha muda asal dataran tinggi Gayo ini.