Jingki Ie Jadi Solusi Pengairan Sawah Tadah Hujan di Aceh

July 1, 2020 - 19:03
Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM.
2 dari 3 halaman

"Kita sangat mendukung kegiatan inovatif dari masyarakat, kita sebagai Pemerintah siap membina dan mengembangkan potensi masyarakat," ujar Iswanto.

Berhasil

Sementara itu, Syukri, warga Gampong Cot Jrat yang telah berhasil mengembangkan "Jingki Ie" juga mengatakan hal senada. Menurutnya, lahan di Aceh sangat luas dan produktif, namun terkendala dengan sistem pengairan teknis. Apabila musim kemarau bisa terancam gagal panen.

Syukri, mengatakan melalui dana desa tersebut ia mampu memproduksi sendiri Pompa Hidram atau pompa yang di beri nama “Jingki ie”. “Jingki ie” tersebut mampu memompa air dari sumbernya ke areal sawah tadah hujan seluas ±20 Ha tanpa menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun tenaga listrik.

Alat ini dikembangkan oleh Syukri yang juga menjabat sebagai ketua Posyantekdes dengan peralatan yang serba sederhana melalui dukungan dana desa. Pompa hidram tersebut sudah dipergunakan oleh beberapa gampong antara lain gampong Blang Tingkeum Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen dengan sumber air dari gampong tetangga, sehingga para petani gampong Blang Tingkeum sudah dapat menanam padi 2-3 kali setahun.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.