Ia menyebutkan sedikitnya ada empat komoditi yang dijual di pasar murah. Ada beras 10kg yang dijual Rp85 ribu, minyak goreng isi 2 liter yang dijual Rp24 ribu, tepung terigu Rp7 ribu dan telur Rp.8 ribu per papan. Harga itu sepenuhnya sudah disubsidi oleh pemerintah. Besaran subsidinya, beras, tepung dan minyak goreng seharga Rp3 ribu dan telor Rp250 per butirnya.
Selain itu, masyarakat yang berbelanja juga diberikan kemudahan mendapatkan gula pasir yang dijual Rp19 ribu per dua kilogram. Harga gula di pasaran saat ini mencapai Rp16 ribu per kilogram. Muslem menyebutkan, pihaknya bersama Bulog Aceh yang hari ini menyelenggarakan pasar murah, akan mencari waktu lain khusus untuk menjual gula dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi.
"Tujuannya di samping untuk meringankan beban masyarakat juga menstabilkan harga," kata Muslem. Pemerintah kata Muslem, menjamin ketersediaan bahan pokok di ramadhan dan Idul Fitri.
Sekda Aceh Besar, Drs.Iskandar M.Si, menyebutkan pasar murah akan digelar di beragam lokasi bahkan daerah-daerah terpencil. Di Aceh Besar, selain digelar di Pekan Bada, pada Kamis esok hari juga akan digelar di Kecamatan Ingin Jaya. Sementara pada hari Jumat bakal dibuka di Kecamatan Simpang Tiga, dan di Pulo Aceh pada hari Minggu tiga hari mendatang.
"Kegiatan ini sebagai langkah strategis mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok di bulan puasa dan menjelang Hari Raya Idul Fitri," kata iskandar yang didampingi kadisperindag Aceh Besar Taufik.