Dyah mengatakan, satu juta masker itu diperuntukkan untuk keluarga kurang mampu. Ia mengatakan, jumlah tersebut dapat mencukupi kebutuhan masker 20 persen dari total jumlah masyarakat Aceh.
"Sementara sisanya untuk masyarakat kelas menengah, mereka biasanya mampu membeli sendiri," tutur Dyah.
Selain memakai masker, Dyah juga mengimbau masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan lainnya. Mulai dari menerapkan physical distancing, social distancing, rutin mencuci tangan, etika batuk dan menjaga kebersihan.
Dalam kesempatan itu, Dyah mengapresiasi Dinas Koperasi dan UKM. Menurutnya, program tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat. "Harapannya, gerakan satu juta masker ini dapat menggerakkan organisasi lain untuk ikut melakukan hal serupa."
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh Wildan mengatakan pihaknya menggandeng seribu lebih UMKM dari seluruh kabupaten/kota untuk memproduksi satu juta masker tersebut. "Saat ini, ada 150 UMKM dengan melibatkan seribu lebih penjahit yang sudah mulai memproduksi masker," kata Wildan.