"Sangat penting bagi Pemerintah Aceh menggandeng partai politik, termasuk PPP sebagai mitra dalam pembangunan," kata Nova. Hal itu didasari bahwa partai politik sebagai kekuatan yang berbasis pada dukungan rakyat.
Nova berharap, dalam menjalankan Mukerwil, PPP tidak terfokus pada penguatan internal saja. "Lahirkan juga berbagai kebijakan dalam meningkatkan bakti, karya, dan pengabdian terhadap pembangunan bangsa, khususnya bagi pembangunan Aceh tercinta ini," kata Nova.
Nova menambahkan, Aceh akan melaksanakan Musrembang pada pertengahan April mendatang. Karena itu pihaknya sangat mengharapkan masukan yang update dari PPP, khususnya dari Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.
"Banyak hal yang perlu kami sinkronkan antara pemerintah Aceh dengan pemerintah Pusat. Komunikasi stakeholder termasuk Bappade dan Bappenas agar Musrembang bisa menghasilkan sesuatu yang baik, tepat guna dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," kata Nova.
Monoarfa sendiri mengatakan, PPP merupakan Partai yang punya ideologis yang hadir bukan sebatas menyongsong Pemilu saja. Ia berharap PPP bisa menjadi Partai yang bisa dijadikan tempat melakukan proses pendidikan politik.
Apalagi di tahun 2024 nanti diyakini akan menjadi masa yang paling sensitif bagi republik ini. Tahun itu diprediksi sebagai titik potong generasi dari generasi reformasi berhadapan dengan generasi milenial.