Saat ini Michael Walan tercatat sebagai mahasiswa S1 di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unsyiah. Ia terlahir di Freetown yang merupakan kota terbesar sekaligus menjadi Ibu Kota Sieera Leone pada 25 Februari 1981.
Wakil Rektor III Unsyiah Dr Alfiansyah Yulianur BC yang turut hadir mengatakan, dirinya sangat senang dan bersyukur atas masuk islamnya salah satu mahasiswa asing Unsyiah ini. Hal ini menjadi kebahagiaan tersendiri baik bagi Unsyiah, maupun Aceh.
Sebab menurut Alfian, masuk islamnya Michael Walan merupakan suatu pertanda bahwa suasana kampus di Unsyiah sangat nyaman bagi siapapun, termasuk untuk orang-orang yang berbeda keyakinan.
Begitu pula dengan kondisi lingkungan Unsyiah yang tercermin dari civitas akademikanya, baik secara lisan maupun pergaulan ternyata telah menjadi sarana dakwah yang efektif.
Hal ini, sambung Alfian, tidak lepas dari berbagai program pembinaan yang dilakukan oleh Unsyiah selama ini. Seperti program Unit Pengembangan Program Pendamping Mata Kuliah Agama Islam (UP3AI).