“Yang paling penting saya ingatkan tak boleh lupa shalat. Ada saya bawa baju koko dan baju batik juga untuk di bawa ke Inggris,” ceritanya.
“Saya sudah ingatkan dia untuk terus berlatih dengan giat, tak boleh lalai dengan medsos juga tak boleh lupa shalat lima waktu,” ungkap Hadisah.
Dia, kata Hadisah sudah mengingatkan anaknya untuk selalu bersyukur dengan rahmat Allah.
“Skill bola yang ada itu hanya titipan Allah, makanya jangan lupa bersyukur dan tak boleh takabur,” ulasnya. “Cukup banyak anak-anak lain yang ingin belajar sepakbola ke Inggris ikut program Garuda Select, tapi belum punya kesempatan.
Sedangkan Subhan sudah Allah beri kemudian, makanya jangan lupa terus bersyukur,” urai sang ibu mengingatkan.[]
Tulisan ini sudah tayang di HD Indonesia Edisi : 06 ( 15-31 OKTOBER 2019 )