Puluhan Kepala SKPA Berganti Posisi

September 2, 2019 - 20:10
Pelantikan ratusan pejabat di jajaran Pemerintah Aceh.

HABADAILY.COM—Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah melantik 548 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, pejabat administratur, dan pejabat pengawas jajaran Pemerintah Aceh di Aula Serbaguna Setda Aceh dan Ajong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (2/9).

Para pejabat tersebut terdiri atas JPT Pratama sebanyak 24 orang, pejabat administratur sebanyak 147 orang, dan pejabat pengawas sebanyak 376 orang. Dalam gelombang mutasi kali ini, puluhan kepala SKPA berganti posisi.

Nova Iriansyah mengatakan mutasi dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh kali ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, sekaligus usaha lebih serius lagi untuk memaksimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dikatakannya, mutasi tersebut sepenuhnya mengacu kepada proses, prosedur dan ketentuan/peraturan yang berlaku. Bedanya, untuk kali ini, apa yang seharusnya diperoleh oleh pejabat yang dilantik langsung dipenuhi yaitu penyerahan SK Petikan begitu usai dilakukan pelantikan.

Nova mengibaratkan pelantikan dan mutasi kali ini sebagai lari estafet, yang meski ada pergantian, tidak boleh berhenti bergerak, apalagi sampai melambatkan gerak. Dengan harapan, para pelari lebih lanjut harus lebih baik, harus lebih cepat lagi larinya.

“Hal ini karena ada agenda kerja penuntasan APBA-P, penyusunan APBA 2020, kerja penuntasan aset, dan juga pelaksanaan Skema BRI,” katanya.

Plt Gubernur Aceh juga menantang semua pejabat yang dilantik untuk membuktikan kemampuan berkerja cepat dan kompak. “Jika Sekda Aceh pernah saya tantang saat pelantikan untuk membuat sejarah baru dan hari ini dibuktikan lewat penyerahan SK Petikan usai saudara dilantik, maka kalian juga saya ajak untuk membuat sejarah baru agar kita semua dikenang dengan bangga oleh rakyat,” kata Nova Iriansyah.

Para pejabat yang dilantik untuk eselon II A, yakni Ahmad Dadek sebagai Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Azhari sebagai Kepa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, Helfizar Ibrahim sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Aceh, Rahmad Fikri sebagai Kepala Dinas Pendidikan Aceh, dan Mahyuzar sebagai Staf Ahli Bid Perekonomian Keuangan dan Pembangunan.

Kemudian Iskandar Syukri sebagai Kepala Mobilitas Pendudukan, Darmansyah sebagai Staf Ahli Bid Keistimewaan SDM dan Kerja Sama, Dedi Yuswardi sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Jalaluddin sebagai Kasatpol PP, Iskandar AP sebagai Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Cut Yusminar sebagai Kepala Dinas Pangan Aceh, Ir Ilyas sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Syaridin sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kamaruddin Andalah sebagai Staf Ahli Bid Hukum dan Politik, Bukhari sebagai Asisten Administrasu Umum, Ir Sunawardi sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Ruslan Abdul Gani sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Dr Wildan sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM.

Sementara untuk eselon IIB, yakni Mountie Syurga sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, Rahmad sebagai Kepala Sekretariat Baitulmal Aceh, Muhammad Iswanto sebagai Karo Humas, Syukri bin M Yusuf sebagai Kepala Badan Reintegrsi Aceh, Murni sebagai Kepala Sekretariat Majelis Permusyawaratan Ulama, serta Irwan Pandu Negara Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Aceh.[]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.