HABADAILY.COM - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mulai merumuskan konsep mengenai kebijakan mengelola lingkungan dengan skema Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE).
Perumusan awal konsep tersebut dibahas dalam Fokus Grup Diskusi (FGD) ke-2 penyusunan kebijakan TAKE Kabupaten Bener Meriah, yang diinisiasi Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Kamis (29/8) di Bener Meriah.
Diskusi ini dihadiri perwakilan Dinas DLHK Bener Meriah, DPMK, Bappeda, Forum Reje, Kompak serta dari berbagai unsur lembaga kemasyarakatan lainnya.
Kadiv Kebijakan Publik dan Anggaran GeRAK Aceh, Fernan mengatakan, dalam diskusi tersebut telah dihimpun untuk dimantapkan kembali beberapa indikator mengenai permasalahan lingkungan hidup yang menjadi perhatian.
Indikator yang perlu dimantapkan kembali seperti mengenai Pengelolaan sampah, Sanitasi, Hutan Desa, Kinerja Desa di bersinggungan dgn DAS dan Hutan, Desa dengan ketergantungan sumber mata air, dsb. Setidaknya usulan indikator yang sudah dihimpun akan diprioritaskan untuk masuk ke dalam kebijakan kabupaten. Dengan catatan indikator yang dimaksud selain dibutuhkan untuk menjawab masalah juga tentunya memiliki ketersedian data.