Unsyiah dan General Aromatic Kerjasama Kembangkan Industri Nilam Aceh

May 28, 2019 - 00:43
Unstiah dan General Aromatic tandatangani MoU pengembangan nilam Aceh.
2 dari 3 halaman

“Jadi para expert Unsyiah akan menjalin kerja sama dalam jangka panjang. Karena dari segi riset kita sudah unggul, tinggal pemasaranya saja yang perlu dioptimalkan,” ujarnya.

 Rektor mengatakan, Unsyiah sangat menyambut baik kesepakatan kerja sama ini. Hal ini sangat sejalan dengan visi Unsyiah ketika mendirikan ARC Unsyiah. Di mana Rektor tidak ingin peneliti Unsyiah hanya menghasilkan risetnya dalam bentuk paper. Namun harus ada out put yang jelas manfaatnya bagi masyarakat. Untuk itulah, Rektor mendukung penuh ARC Unsyiah untuk tidak hanya mengembangkan nilam, tapi juga serai wangi di Gayo Lues, minyak pala di Aceh Selatan atau Cengkeh di Semeulu.

Menurut Rektor, SDM Unsyiah juga siap untuk menciptakan pupuk yang ramah lingkungan untuk mendukung industri nilam ini. Karena penanaman dengan sistem organik akan menghasilkan kualitas nilam yang lebih bermutu dan nilai jualnya lebih baik.

“Kita ada ahli-ahli pertanian yang siap untuk mendukung industri nilam Aceh agar kembali menjadi primadona,” ucapnya.

Alexander mengatakan, kesepakatan kerja sama ini adalah upaya dari General Aromatics untuk membangun hubungan yang solid antara pemerintah, swasta dan dunia akademik.  Karena menurutnya, jalinan hubungan yang harmonis ini sangat penting untuk mendukung industri nilam di Aceh.

Selama ini General Aromatics telah menjadikan nilam yang dihasilkan oleh petani Gayo Lues, Aceh Jaya dll sebagai bahan baku produknya. Menurutnya, dunia sangat mengakui bahwa kualitas nilam Aceh sangat baik.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.