Peringatan Harpenas Jadi Momentum Meningkatkan SDM

May 2, 2019 - 23:26
Nova Iriansyah bersama peserta upacara peringatan Harpenas 2019.
2 dari 3 halaman

“Kita  perlu merenung sejenak untuk menengok ke belakang, melihat apa yang telah kita kerjakan di bidang pendidikan, untuk kemudian  bergegas  melangkah  ke  depan  guna menggapai cita-cita masa depan pendidikan nasional yang didambakan.”

Sebagaimana diketahui, Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003, BAB I, Pasal 1 ayat 2, telah mengamanatkan bahwa pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sedangkan kebudayaan nasional merupakan akar dari pendidikan nasional.

“Di sinilah terjadinya titik temu antara pendidikan dan kebudayaan. Jika kebudayaan nasional kita menghujam kuat dalam tanah tumpah darah Indonesia,  maka akan subur dan kokoh pula bangunan pendidikan nasional Indonesia.”

Muhajir menjelaskan, disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017, tentang Pemajuan Kebudayaan semakin mempertegas posisi kebudayaan nasional sebagai ruh, pemberi hidup, dan penyangga bangunan pendidikan nasional Indonesia.

“Oleh sebab itu, kebudayaan yang maju adalah prasyarat yang harus dipenuhi jika ingin pendidikan nasional tumbuh subur, kukuh, dan menjulang. Atas dasar inilah, maka pada peringatan Harpenas tahun ini kita berkomitmen untuk terus berikhtiar membangun pendidikan. Pendidikan yang dihidupi dan disinari oleh kebudayaan nasional.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.