Banda Aceh Zero Perayaan Malam Tahun Baru

January 1, 2019 - 15:39
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman ikut memantau aktivitas malam pergantian tahun di lapangan | Humas Pemko Banda Aceh

HABADAILY.COM - Malam pergantian tahun baru masehi 2019 di Kota Banda Aceh berlangsung sepi. Tak ada kembang api, terompet, mercon, balapan liar maupun pesta hura-hura. 

Aktivitas masyarakat berlangsung normal, meskipun terjadi sedikit peningkatan arus lalulintas di pusat kota seperti yang terlihat di kawasan Bundaran Simpang Lima, Selasa (1/1/2019) dinihari.

Menyikapi hal ini, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang mengindahkan seruan larangan perayaan malam tahun baru masehi.

"Baru saja kita lihat bersama, malam hingga jam 00.00 WIB lewat, zero perayaan malam Tahun Baru Masehi di Banda Aceh. Alhamdulillah masyarakat kita semakin sadar jika hal itu bertentangan dengan syariat Islam dan adat istiadat yang berlaku di Aceh," ungkapnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh mengerahkan 170 personil untuk merazia kembang api, petasan dan terompet jelang pergantian tahun, Senin (31/12/2018) malam.

Ratusan personil tersebut ditempatkan di beberapa titik keramaian di kota Banda Aceh, seperti Ulee Lheue, jalan Rama Setia Lampaseh, Bundaran Simpang Lima, Simpang Mesra dan kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Para personil Satpol PP dan WH juga diminta menghalau dan membubarkan masa yang merayakan Tahun Baru. 

Sebelumnya, pemerintah Kota Banda Aceh dan Forkopimda telah melakukan seruan bersama terkait larangan perayaan Tahun Baru. Larangan ini diberlakukan karena Aceh merupakan daerah yang memberlakukan syariat Islam. 

Seruan tersebut ditulis dalam bentuk poster, spanduk, selebaran dan imbauan melalui meunasah-meunasah gampong, yang ada di kota Banda Aceh. "Seruan ini juga sudah disampaikan jauh-jauh hari," kata Komandan Satpol PP dan WH Banda Aceh, Muhammad Hidayat.[bna/ril]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.