Warga: Konflik Aceh Masa Lalu Perlu Dituntaskan

December 9, 2018 - 11:24
Seorang peserta sedang membacakan puisi di lokasi pameran foto di arena Car Free Day untuk memperingati hari HAM Internasional.
3 dari 3 halaman

"Kegiatan ini akan digelar di Kantor Sekretariat KontraS Aceh," jelas Aprizal.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengingat kembali sejarah konflik Aceh di masa silam. Upaya mengingat, kata Aprizal, bukan untuk menguak kembali luka para korban. Akan tetapi, hal itu sebagai pembelajaran bagi masyarakat agar duka konflik yang telah memakan puluhan ribu korban jiwa di masa lalu itu tak terulang lagi di masa depan.

"Melestarikan ingatan masa lampau adalah bagian dari upaya menata masa depan Aceh yang telah memasuki masa damai sejak perjanjian MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005 lalu. Masyarakat, khususnya pemuda, harus menjadikan peristiwa konflik sebagai pengingat, agar ini tak terulang lagi ke depan," tutupnya.[acl]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.