"Setelah tiba dan bersandar di kapal kargo itu, pasien diperiksa termasuk dokumen lainnya. Setelah itu kita bawa kembali ke Pelabuhan Ulee Lheue dan dibawa ke Rumah Sakit Harapan Bunda menggunakan ambulans milik Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP)," jelasnya.
Sebelumnya, tim yang terlibat juga memeriksa dan memastikan tidak adanya virus atau penyakit menular dari kapal tersebut. Evakuasi sempat terhambat dikarenakan gelombang laut yang mencapai lebih kurang 2,5 meter dan angin dengan kecepatan 50 knots dari arah barat daya.
"Medivac berjalan lancar, pihak yang terlibat yakni SAR, KKP, Lanal, Imigrasi, KSOP serta keagenan pelayanan PT Pelni dan lainnya," tambah Kapten Supriyadi. [jp]