Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki
2 dari 2 halaman
"Kami pastikan pilot tersebut akan ditindak sesuai kebijakan perusahaan sekiranya ditemukan indikasi terkait perilaku menyimpang atau pelanggaran etika," jelas Hengki dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (19/5/2018).
Berkaitan dengan hal tersebut, Garuda Indonesia mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi atas unggahan tersebut. Garuda juga mengimbau jajaran karyawan untuk selalu mengedepankan etika dan prinsip kehati-hatian dalam melakukan aktivitas di lini sosial media, khususnya terkait isu-isu mengenai SARA.
"Apalagi jika akun media sosial mereka turut menampilkan atribut dan identitas perusahaan," tambah Hengki. [acl/merdeka.com]
Ikuti Saluran Habadaily via WhatsApp.
Follow
Ikuti Berita Habadaily di Google News.
Follow