HABADAILY.COM - Seorang pilot Garuda Indonesia ramai diperbincangkan di media sosial karena berkomentar miring terhadap peristiwa bom bunuh diri di Surabaya. Dalam sebuah unggahan di Facebook, dia menilai peristiwa bom Surabaya rekayasa. Dia menyebut, ada aktor lain di balik pelaku yang tidak diungkap Kepolisian.
Manajemen Garuda Indonesia memastikan pilot yang diduga mengunggah postingan terkait pemberitaan tertentu mengenai terorisme telah digrounded (dibebastugaskan) sejak Jumat kemarin.
Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono mengungkapkan, seiring dengan dirumahkannya pilot tersebut, Garuda Indonesia melakukan investigasi lebih lanjut tentang apakah hal tersebut benar dan perihal motif dan latar belakang terkait posting-an di media sosial tersebut.
Investigasi terhadap pilot yang bersangkutan juga akan dilakukan terkait dengan dugaan mengenai hubungannya dengan seorang wanita yang sebelumnya sempat mengemuka di sejumlah posting-an sosial media.