HABADALY.COM – Kegiatan Pekan Kebudayaan Aceh ( PKA ) VII yang akan berlangsung pada Agustus 2018 mendatang mulai dibahas pihak Pemerintah Aceh, jajaran dan utusan dari kabupaten/kota. Salah satu pembahasan yakni kesiapan panitia dalam meramaikan acara tersebut, karena even ini hampir bersamaan dengan SEA Games 2018 yang berlangsug di Jakarta.
Plt Disbudpar Aceh, Amiruddin, menyampaikan, dalam kegiatan PKA VII juga akan dilaksanakan beberapa kegiatan tambahan seperti Aceh Expo. Kegiatan yang akan dipusatkan di Blang Padang diharapkan menampilkan berbagai produk budaya serta pameran sektor perdagangan.
“Konsep rangkaian kegiatan PKA VII, akan mengacu pada penguatan kembali tujuh unsur kebudayaan, meliputi Religi/Agama, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Ekonomi, Kemasyarakatan, Bahasa dan Sastara serta Kesenian,” rinci Amiruddin dalam pertemuan di Ruang Potensi Daerah Aceh, Selasa (02/05/2018).
PKA VII, jelasnya, akan dilaksanakan pada 5-15 Agustus 2018. Kegiatan tersebut direncakan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan akan ditutup oleh Wakil Presiden, Jusuf Kala. Sejumlah perserta dari negara-negara yang tergabung dalam ASEAN dan beberapa negara calon investor dijadwalkan ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.
Sementara, Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang mewakili Pemerintah Aceh dalam arahannya mengatakan, kegiatan PKA VII akan dilaksanakan hampir bersamaan dengan event besar, seperti SEA Games di Jakarta. Untuk itu dia mengimbau panitia agar mempersiapkan kegiatan PKA VII semeriah mungkin agar masyarakat tetap mengahadiri dan memeriahkan kegiataan kebudayaan tersebut.
“Panitia harus mencari cara agar sesudah pembukaan PKA, masyarakat tetap mengikuti rangkaian kegiatan PKA di Aceh,” kata Nova.
Dia mengatakan pembukaan PKA VII akan dipusatkan di Lhong Raya. Sebab itu lanjut Nova, panitia perlu mempersiapakan secara matang agar kegiatan pembukaan berlangsung sukses. Dia mencontohkan seperti masalah listrik, persiapan tribun utama dan lain sebaginya.
“Terkait masalah kelistrikan, perlu dihitung berapa besar kebutuhan daya listrik dan bagaimana mengantisipasi jika ada permasalahan dengan kelistrikan di Aceh,” ujar Nova.
Sedangkan untuk beberapa kegiatan lainya akan dilaksanakan di beberapa lokasi lain seperti di Taman Ratu, Blang Padang dan beberapa tempat lainnya.
“Khusus untuk pembenahan anjungan di Taman Ratu agar dilaporkan ke Bupati/Walikota masing-masing untuk dibenahi kembali,” kata Nova. [jp/ril]