"Waktu nangis karena tidak konsen maka saya oles tiga bawang di mata. Tujuannya biar bisa mengeluarkan air mata," jelas Insya.
Dalam video diceritakan, Insya terjaring razia dan ngambek tidak mau ditilang. Ia duduk bersandar di pojok sambil nangis. Ia curhat kepada polisi tentang kerasnya kehidupan yang dia jalani.
"Apa tengok-tengok pak. Bapak tidak tahu susah kehidupan saya pak. Saya makan nasi tiga butir tiap hari, tambah micin satu sachet pak. Belum lagi mamak saya sudah tua pak. Keras kehidupan saya pak," kata Insya dalam video yang kini viral di berbagai media sosial tersebut.
Menurut Insya, naskah dialog dalam video semua dibikin oleh Kasat Iptu Sandy. Meski demikian, terdapat improvisasi di beberapa bagian. Proses syuting untuk modus yang diperankan Insya berlangsung sekitar setengah jam.
Insya mengaku punya alasan tersendiri mau terlibat dalam video parodi edukasi lalu lintas ini. Soalnya, selama beberapa kali main film komedi Aceh, baru kali ini dia merasa mendapat hal baru.