HABADAILY.COM - Seorang narapidana kasus narkotika dilaporkan kabur melarikan diri di rumah tahanan (Rutan) kelas II B Sigli, Kabupaten Pidie, Jumat (22/09/2017) subuh sekira pukul 04.00 WIB. Aparat kepolisian dikerahkan untuk mengejar pelaku.
Diketahui napi tersebut berinisial IS warga Dayah Keurako, Kecamatan Indrajaya. IS selain terlibat dalam kasus narkoba juga merupakan salah satu anggota komplotan penembakan posko pemenangan, calon Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Roni Ahmad – Fadhlulah TM Daud pada pilkada lalu.
“Narapidana yang kabur ini divonis dengan hukuman sembilan tahun penjara, tujuh tahun kasus narkoba, dua tahun kasus penembakan posko Abusyik,” kata Baharuddin SH kepala rutan kelas II B Sigli.
Menurut Baharuddin, selama dalam penjara IS kurang diterima oleh narapidana lainnya, sehingga di dalam sel tahanan sering terjadi pemukulan terhadapnya. Akibat dari itu pihak rutan memindahkan IS ke kamar nomor 16 yang posisinya terletak di depan.
Namun tempat yang di tahan IS dimanfaatkan olehnya untuk melarikan diri lewat besi jeruji teralis, dengan cara menguak dan melarikan lewat atap banguan gedung.
“Saat IS melarikan diri sempat dilakukan pengejaran oleh petugas, namun diluar rutan IS sudah ada yang menunggu,” jelas Baharuddin.
Kaburnya narapidana, tambahnya, juga disebabkan kurangnya memadai alat pengamanan pada bangunan gedung, sehingga pelaku dengan mudah melancarkan aksinya.[jp]