Sebelumnya diberitakan Korem 045/Garuda Jaya, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memutar film Penumpasan G-30 S/PKI. Pemutaran film itu disebut untuk menanamkan pendidikan sejarah bangsa di kalangan masyarakat, terutama kalangan anak muda.
"Rencananya pemutaran film G-30 S/PKI akan dilaksanakan di tiap koramil, saat ini sedang dipersiapkan. Kalau tidak, pemutarannya bisa difokuskan di tiap kodim ataupun di korem,” kata Kepala Penerangan Korem 045/Garuda Jaya, Mayor Infantri Namawi, di Pangkalpinang, Minggu (17/9) seperti dilansir Antara.
Secara terpisah Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto mengatakan, TNI AD akan menggelar acara nonton bareng film G 30 S PKI. Acara tersebut merupakan momentum untuk kembali mengingat sejarah, yang saat ini, banyak upaya memutarbalikkan fakta yang sebenarnya.
"Tanggal 30 September kan momen bersejarah yang sangat penting bagi bangsa Indonesia, saat ini banyak sekali upaya pemutarbalikkan fakta sejarah peristiwa 30 September 1965," katanya dalam keterangannya, Jumat (15/9).
Wuryanto menilai, masih ada sebagian pihak yang berupaya mencabut TAP MPRS No XXV/1966. Selain itu, ada juga beberapa kelompok yang mendorong pemerintah meminta maaf kepada PKI.
"Upaya-upaya lain yang dilakukan sekelompok orang untuk pencabutan TAP MPRS no XXV/1966, upaya mendorong pemerintah minta maaf kepada PKI dan lain-lain," ujarnya.[cnnindonesia.com/acl]