Prestasi Anjeli Berhenti Akibat Kanker

January 21, 2017 - 06:45
2 dari 3 halaman

Tidak lama kemudian, keluar daging dengan diameter seperti telunjuk dari telinga kanan. Setelah dirawat selama sebulan di RS Fauziah, Anjeli akhirnya dibawa ke Banda Aceh untuk menjalani perawatan di RSUZA. Hasil pemeriksaan laboratorium RSUZA, remaja itu terkena radang akut.

Operasi pertama di RSUZA, daging lebih yang keluar dari telinga kanan Anjeli di ambil. Pada November 2016, telinga kanan Anjeli bengkak. Orang tuanya kemudian membawanya ke Siwah Medika Center, Banda Aceh, untuk di cek di laboratorium. Hasilnya, Anjeli kena radang kronis.

Anjeli yang menjalani pengobatan di RSUZA terus menurun kesehatannya. HB daranya turun. Darah juga keluar dari telinga kanannya.

"Banyak keluar darahnya, tapi langsung membeku. Dia (Anjeli) nggak mengeluh sakit, mungkin tidak terasa karena ada di suntik antibiotik dan anti nyeri," kata Syarifuddin. Sekitar satu bulan dirawat, Anjeli menjalani kemoterapi pertama selama dua hari.

 

Murid Berprestasi

Sejak telinga kanan Anjeli sakit, ia sudah non aktif sekolah. Siswa kelas 1 SMP 2 Kota Juang, Bireuen, itu diketahui punya prestasi yang patut di acungi jempol. Disebutkan Syarifuddin, anak keduanya itu selalu mendapat rangking satu di Sekolah Dasar. Selain itu Anjeli juga mendapat juara 4 olimpiade IPA tingkat kecamatan.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.