Pembalap AHM Guncang Sirkuit Chang Buriram

May 8, 2016 - 20:48
Pembalap PT AHM di ARRC Sirkuit Chang Buriram, Tahialad, 7 Mei 2016. Ist

HABADAILY.COM - Lagu Indonesia Raya berkumandang untuk pertama kalinya tahun 2016 ini di Buriram Thailand, seiring keberhasilan pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) M. Febriansyah di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC).

M Febriansyah pembalap muda berusia 17 tahun ini, mengguncang Sirkuit Chang, Buriram dengan menempati posisi tertinggi ARRC kelas Asia Dream Cup (ADC). ‎Kemenangan itu membuat Sang Saka Merah Putih berkibar di atas podium ajang balap paling bergengsi di Benua Asia ini yang digelar, Sabtu 7 Mei 2016.

Feri panggilan akrab M. Febriansyah mengalahkan sejumlah pebalap-pebalap muda dari beberapa negara lain pada seri kedua ARRC 2016 ini. Memulai race 1 kelas ADC dari posisi ketiga, Feri berusaha menjaga performa balapnya agar terus berada dalam barisan terdepan dan menyentuh garis finish yang pertama dengan catatan waktu 17:01.972.

 “Dari awal start saya berusaha tampil sebaik mungkin dan langsung menekan di antara pebalap teratas. Alhamdulillah, akhirnya bisa finish sebagai pebalap pertama. Namun saya tidak akan lengah. Saya akan selalu berusaha meningkatkan kemampuan balap dan fisik menghadapi balapan berikutnya untuk kembali mengumandangkan Indonesia Raya dari podium tertinggi,” ujar Feri.

General Manager Marketing Planning dan Analysis Division AHM, A. Indraputra mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi gemilang pebalap Indonesia yang berhasil mengumandangkan Indonesia Raya untuk pertama kali pada gelaran ARRC tahun ini. Prestasi ini diharapkan menginspirasi pebalap-pebalap lain binaan AHM yang bertarung di ajang balap internasional melalui tim balap Astra Honda Racing Team.

“Prestasi membanggakan ini kami persembahkan untuk bangsa Indonesia ini. AHM tidak akan berhenti mendukung upaya pencapaian mimpi anak bangsa untuk menoreh prestasi tertingginya di berbagai ajang balap internasional menuju ajang balap paling bergengsi MotoGP. Feri masih muda. Baru 17 tahun. Kami yakin masa depan balapnya akan lebih bagus lagi.”

Yassin Somma rekan satu tim Feri yang juga pendatang baru di ajang ADC, turut menunjukkan kegigihannya memacu motor balap. Kendati memulai balap dari posisi ke-10, pembalap berusia 15 tahun ini mampu menunjukkan skill balapnya dengan berada pada posisi 8 besar kelas ADC race-1 di tengah insiden crash beberapa pebalap di tikungan 12 lap terakhir.

“Sebagai pemain baru di ajang ADC, saya berupaya belajar banyak dari senior-senior yang telah memiliki banyak pengalaman di ajang balap internasional. Target saya dapat masuk 10 besar dengan terus memperbaiki catatan waktu saya,” katanya. [jp/rel]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.