LP Rusuh, 4 Napi Dilarikan ke Rumah Sakit

April 1, 2016 - 18:19
ilustrasi. Foto by www.heibogor.com

HABADAILY.COM - Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kuala Simpang, Aceh Taming, Jumat (01/04/2016) rusuh. Narapidana membakar kantor dan ruang perpustakaan dan juga merusak sejumlah fasilitas lainnya.

Akibat kerusuhan ini, ada 4 narapidana harus dilarikan ke rumah sakit karena terkena lemparan kayu. Mereka terluka karena terkena lemparan kayu sesama tahanan saat rusuh berlangsung.

Kepala Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP) Kuala Simpang Mudawali menjelaskan, kerusuhan ini bermula Pj Kepala LP Kuala Simpang, Sri Budiono membuat aturan tegas. Sehingga narapidana yang mendekam di sana tidak bisa menerima.

“Kepala LP sebelumnya membuat aturan tegas, ini dilakukan untuk ketertiban dan kenyamanan penghuni LP, tetapi ada diantara warga binaan di sini yang tidak bisa terima,” kata Mudawali.

Meskipun LP Kuala Simpang kelebihan kapasitas, seharusnya hanya menampung 140-150 orang, tetapi sekarang mendekam 488 narapidana. Mudawali memastikan kerusuhan ini bukan dipicu karena kelebihan kapasitas.

“Meskipun kelebihan kapasitas, tetapi kerusuhan ini bukan dipicu karena kelebihan kapasitas. Tetapi mulanya memang dari Kalapas pernah mengeluarkan kata kasar pada narapidana,” jelasnya. Namun, Mudawali tidak menjelaskan secara detail kata kasar bagaimana yang dilontarkan pimpinannya.

Untuk mengantisipasi kerusuhan lebih lanjut. Pihak keamanan TNI-Polri terus melakukan pengamanan di sekirar LP. Hingga sekarang, petugas keamanan masih tetap mengawal setiap sudut LP tersebut.

Mudawali menjelaskan, mengenai ada narapidana yang harus dilarikan ke rumah sakit karena terkena lemparan kayu sesame narapidana saat rusuh terjadi. Namun keempat narapidana terseut sudah berangsur membaik usai mendapatkan perawatan medis.

“Mereka sudah dikembalikan ke LP kembali, karena memang sudah membaik,” jelasnya.

Kendati ada terjadi kerusuhan, jelasnya, tidak ada satu pun narapidana yang melarikan diri. Semua warga binaan sudah berkumpul dan menunggu kepala Kemenkumham Aceh yang tengah menuju ke tempat kejadian untuk memberikan pengarahan.

“Kondisi sudah membaik dan normal kembali, tidak ada lagi warga binaan yang berteriak-teriak,” tutupnya.[]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.