2 dari 2 halaman
Masyarakat yang diundang dalam acara tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 500 orang termasuk para pakar dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di dunia seperti, Jerman, Australia, Korea, Belanda dan Jepang.
“Karena peserta banyak berasal dari luar negeri, kami berharap dukungan dan partisipasi semua pihak mensukseskan kegiatan tingkat dunia ini. Acara ini sekaligus menjadi ajang mepromosikan daerah paska konflik dan tsunami,” harap Rektor Umuslim Amiruddin Idris.[jp]
Ikuti Saluran Habadaily via WhatsApp.
Follow
Ikuti Berita Habadaily di Google News.
Follow