Polisi Tembak Brijuek di Kepala Hingga Tewas

August 27, 2015 - 18:29
Ilustrasi, www.tribunnews.com

HABADAILY.COM - Seorang diduga anggota kelompok kriminal bersenjata Din Minimi bernama Junaidi alias Brijuek (30) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara tewas ditembak oleh Polda Aceh.

Informasi yang berhasil habadaily.com himpun, tewasnya Brijeuk, Kamis (27/8) sekira pukul 14.30 WIB bermula polisi membuntuti Brijuek bersama temannya dari Kota Lhokseumawe ke Batuphat. Brijuek bersama rekannya menggunakan sepeda motor jenis RX King melaju kencang.

Sesampai di dekat SPBU Batuphat Timur, polisi mencoba untuk menghentikan laju sepeda motor milik Brijuek. Namun Brijuek tidak menggubrisnya, malah hendak melarikan diri dari kejaran petugas dan hendak masuk ke pekarangan SPBU Batuphat.

Kemudian tim Reskrim Polda Aceh langsung memepet kenderaan milik Brijuek, sehingga rekannya yang duduk di belakang terjatuh dari kenderaan. Tim Reskrim langsung mengamankan rekannya, sedangkan Brijuek mencoba membuat perlawanan.

Karena mendapatkan perlawanan, petugas melumpuhkan dengan 2 kali tembakan yang mengenai kepalanya. Seketika Brijuek bersimbah darah di lokasi kejadian perkara dan langsung dilarikan RSU Cut Meutia, Lhokseumawe.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin membenarkan tewasnya seorang anggota kelompok Din Minimi tadi siang di Aceh Utara.

“Benar bos,” jawab Kombes Pol T Saladin via sms singkat.

Saladin mengimbau masyarakat memberitahukan keberadaan kelompok itu bila melihatnya. Sehingga aksi kriminalitas meresahkan masyarakat bisa segera berakhir.

Selain itu, Saladin meminta kepada Din Minimi dan pengikutnya segera menyerahkan diri secara baik-baik. Karena bila tidak, polisi akan memburu mereka sampai dapat, dan kelompok bandit tidak boleh ada di Aceh.

"Saya mengimbau kepada masyarakat, laporkan pada polisi terdekat kalau ada kelompok tersebut, dan pada kelompok DM segera menyerahkan diri," tutup Saladin.[]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.