HABADAILY.COM—Kepedulian Anggota DPRA, Rusyidi Mukhtar S.Sos atau yang akrab disapa Ceulangiek, kembali menyentuh hati para pengungsi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen. Pada Kamis, 19 Maret 2026, ia hadir langsung di lokasi pengungsian di area Kantor Bupati Bireuen dengan membawa bantuan daging meugang.
Kehadiran Ceulangiek bersama Keuchik Noh, anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Aceh, disambut hangat oleh para pengungsi. Wajah-wajah lelah yang sebelumnya dipenuhi kekhawatiran, seketika berubah menjadi penuh harapan dan kebahagiaan.
Dalam kesempatan itu, Ceulangiek menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap para korban yang masih bertahan di tenda pengungsian.
“Kehadiran kami di sini untuk menyalurkan sedikit daging meugang bagi saudara-saudara kita yang sampai hari ini masih bertahan di tenda pengungsian,” ujarnya.
Puluhan kilogram daging meugang kemudian diserahkan kepada perwakilan pengungsi, M Amin. Tanpa menunggu lama, para ibu-ibu dengan penuh semangat langsung mengolah daging tersebut untuk dijadikan hidangan berbuka puasa. Aroma masakan yang mulai tercium di sekitar tenda membawa suasana hangat dan kebersamaan di tengah keterbatasan.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bang Rusyidi. Beliau sangat perhatian kepada kami. Sudah empat kali beliau datang ke tenda kami untuk memberikan dukungan moral dan materil,” ungkap M. Amin.
Kehadiran Ceulangiek memang bukan yang pertama. Sejak malam pertama para pengungsi bertahan di lokasi, ia sudah datang memberikan dukungan. Hingga memasuki malam ke tujuh, sosoknya masih setia berada di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan keluh kesah, sekaligus membawa bantuan.
Bagi para pengungsi, Ceulangiek bukan sekadar pejabat, tetapi sosok yang benar-benar hadir di saat mereka membutuhkan.
Momentum meugang kali ini pun menjadi lebih bermakna. Bukan hanya tentang daging yang dibagikan, tetapi tentang rasa kebersamaan, kepedulian, dan kehadiran nyata seorang wakil rakyat di tengah penderitaan masyarakatnya.[]