Jubir Muhajir Juli: Terkait Pengungsi di Kantor Bupati, Fokus pada Solusi dan Data
Sementara itu, unjuk Rasa pada 16 Maret 2026, Puluhan warga bersama elemen sipil menggelar aksi di depan kantor bupati. Mereka mengklaim Bupati tidak peduli dan tidak pernah menjenguk mereka, pernyataan tersebut dibantah tegas oleh Muhajir sebagai kekeliruan data lapangan.
Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi, saat itu menjelaskan, bahwa Pemkab tidak bisa memberikan tanggal pasti pembangunan Huntap karena kewenangan tersebut berada di bawah BNPB dan kementerian terkait di tingkat pusat.
Pemkab Bireuen sempat mengajak para korban bencana untuk masuk ke kantor guna memverifikasi identitas (KTP/KK) dalam data Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana).

"Tujuannya agar terlihat siapa yang belum masuk data atau siapa yang sudah menerima Dana Tunggu Hunian (DTH). Namun, ajakan tersebut dicegah oleh beberapa pendemo lainnya sehingga terjadi deadlock," jelas Muhajir.
Mengingat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemkab Bireuen menyayangkan penolakan solusi ini.
Muhajir mengajak semua pihak untuk berhenti berdebat dan fokus pada kesejahteraan pengungsi. Sedangkan Pernyataan bahwa Bupati abai adalah keliru.