Pulihkan Akses Air Bersih, YPANBA Dukung Warga Normalisasi Sumur

February 8, 2026 - 19:03
Yayasan Perempuan dan Anak Negeri (YPANBA) menyalurkan bantuan mesin pompa air untuk membantu pembersihan sumur-sumur warga yang terdampak banjir. [Ist]

HABADAILY.COM – Yayasan Perempuan dan Anak Negeri (YPANBA) yang didukung oleh Penabulu melakukan program Wash di Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Utara. 

Program ini diinisiasi untuk pemulihan lingkungan sekaligus mendekatkan kembali warga kepada akses air bersih, YPANBA mendukung pengadaan peralatan mesin pompa penyedot lumpur untuk memperlancar pembersihan sumur warga desa terdampak banjir.

Masyarakat didorong untuk bergotong-royong membersihkan lingkungan, terutama sumur-sumur yang berada di meunasah dan juga tempat umum lainnya.

Selain pembersihan sumur umum, mereka juga secara bergiliran membersihkan sumur warga. Seperti diketahui, pascabanjir, air sumur warga bau dan tidak layak digunakan lagi untuk kebutuhan rumah tangga.

Namun persoalannya, akses terhadap sumber air bersih lainnya juga sulit, karena banyak warga yang belum bisa mengakses air PDAM. Satu-satunya sumber air mereka adalah sumur yang digali dalam pekarangan rumahnya.

Selain itu, YPANBA juga menyalurkan bantuan berupa bantuan sembako untuk seluruh warga tanpa pengecualian, semua warga twrdampak banjir akan mendapatkan bantuan tersebut, yang disalurkan langsung bersama aparatur desa.

Keterbatasan akses air bersih menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi warga. Kondisi ini turut berdampak terutama bagi perempuan dan anak, yang sehari-harinya lebih banyak berada dalam rumah. 

“Perempuan dan anaklah yang banyak membutuhkan air bersih,” ujar Ketua YPANBA, Ruwaida.

Mereka menegaskan bahwa pemulihan akses air bersih merupakan bagian penting dari upaya pemenuhan hak dasar masyarakat dan pemulihan lingkungan, agar kehidupan masyarakat terutama perempuan dan anak tetap berada dalam lingkungan yang sehat.

Dalam situasi yang serba sulit pascabencana, ujar Ruwaida, air bersih menjadi kebutuhan yang tidak bisa tergantikan oleh hal lain, apalagi perempuan, anak, lansia, perempuan yang sedang nifas. 

Kalangan inilah yang sangat banyak membutuhkan air bersih setiap harinya, terutama untuk menjaga kebersihan dan kesehatan reproduksinya, serta memenuhi kebutuhan anggota keluarganya.

“YPANBA hadir berupaya memastikan kebutuhan tersebut dapat kembali teepenuhi secara layak dan aman,” ujar Ruwaida.

Sementara itu, aparatur desa setempat mengapresiasi kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan YPANBA dalam proses pemulihan lingkungan.

Dukungan dari YPANBA, menurut aparatur gampong, sangat membantu warga khususnya dalam membersihkan sumur dan fasilitas umum yang terdampak banjir. Upaya ini mempercepat proses pemulihan dan meringankan beban masyarakat.

Kegiatan pemulihan lingkungan ini dilaksanakan secara paralel oleh Tim Relawan YPANBA di Desa Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, serta Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menjangkau sedikitnya dua desa dengan penerima manfaat langsung lebih dari 1.302 kepala keluarga atau sekitar 3.725 jiwa yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses air bersih pascabanjir. []

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.