Total sekolah terdampak berjumlah 2.639. Adapun 2.805 sekolah di antaranya melakukan pembelajaran di sekolah asal dengan sarana terbatas. Terdapat 2.532 sekolah yang belajar menggunakan tenda darurat, 82 sekolah menumpang, 26 sekolah pembelajarannya menggunakan system double shift.
Lalu, 94 sekolah sudah siap belajar dan 166 sekolah dalam proses pembersihan. Sekolah yang masih dalam proses pembersihan, diupayakan selesai akhir Januari 2026. Cuaca dan beberapa daerah yang kembali banjir sayangnya masih menjadi kendala dalam proses pembersihan.
Sejumlah sekolah di beberapa daerah yang masih dalam proses pembersihan di antaranya 40 di Aceh Tamiang, 35 di Aceh Timur, 24 di Bener Meriah, 32 di Bireun, 20 di Pidie Jaya, 14 di Gayo Lues, dan 14 di Nagan Raya. Adapun Kabupaten Aceh Tamiang merupakan wilayah yang paling parah terdampak. [*]