Pemerintah Aceh Libatkan Lembaga Internasional untuk Pemulihan Bencana

December 14, 2025 - 12:30
Presiden Prabowo saat mengunjungi korban banjir bandang di Bener Meriah, Jumat (12/12/2025). (FOTO: Humas Aceh)

HABADAILY.COM – Pemerintah Aceh secara resmi telah meminta keterlibatan lembaga internasional, termasuk United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children's Fund (UNICEF), dalam upaya pemulihan pasca-bencana.

Permintaan ini didasarkan pada pertimbangan pengalaman sukses kedua lembaga tersebut dalam penanganan bencana tsunami Aceh tahun 2004.

"Secara khusus Pemerintah Aceh secara resmi juga telah menyampaikan permintaan keterlibatan beberapa lembaga internasional atas pertimbangan pengalaman bencana tsunami 2004, seperti UNDP dan UNICEF," kata Gubernur Aceh, Muzakir Manaf melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Minggu (14/12/2025).

Kata MTA, lonjakan partisipasi dari berbagai pihak dalam upaya pemulihan di Aceh, sudah ada 77 lembaga yang mendaftarkan diri dengan mengikutsertakan total 1.960 relawan.

"Saat ini tercatat 77 lembaga dengan mengikutsertakan 1.960 relawannya dalam upaya pemulihan bencana Aceh. Keikutsertaan lembaga beserta relawannya tersebut tercatat pada Desk Relawan BNPB dan Posko Aceh. Mereka merupakan lembaga atau NGO lokal, nasional dan internasional," ujarnya.

Besar kemungkinan keterlibatan lembaga dan relawan akan terus bertambah dalam respon kebencanaan ini. Adapun Lembaga-lembaga yang sudah tercatat pada Desk Relawan BNPB untuk Aceh, antara lain:

Save The Children, Islamic Relief, ABF, DH Charity, FKKMK UGM, Mahtan Makassar, Relawan Nusantara, Baznas, EMT AHS UGM, Koalisi NGO HAM, Katahati Institute, Orari dan Yayasan Geutanyoe.

"Atas nama masyarakat Aceh dan korban, Gubernur sangat berterima kasih atas niat baik dan kontribusi yang sedang mereka berikan demi pemulihan Aceh ini," kata Juru Bicara tersebut.

MTA mengaku,kehadiran berbagai lembaga dan relawan ini diharapkan dapat memperkuat kerja-kerja kedaruratan dan pemulihan yang sedang berlangsung oleh institusi pemerintahan, seperti TNI, Polri, BNPP, BPBA Aceh, Basarnas, Pemerintah Kabupaten/Kota, ormas/OKP, dan segenap masyarakat Aceh.

Pemerintah Aceh menegaskan bahwa berbagai langkah kebijakan strategis dalam upaya pemulihan akan terus dilakukan di bawah supervisi Pemerintah Pusat.

"Mari kita terus bersatu dalam upaya mewujudkan Aceh lebih baik, bangkit dari bencana ini. Terima kasih," tutup Muhammad MTA.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.