Banjir Aceh 2025

Pemerintah Diminta Usut Hilangnya Bantuan Korban Banjir di Aceh

December 11, 2025 - 16:27
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE mengunjungi & menyerahkan bantuan di Kab. Aceh Tamiang, Rabu, 10 Desember 2025. (FOTO: Humas Aceh)

HABADAILY.COM – Koalisi Masyarakat Sipil Aceh mendesak Pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan penggelapan puluhan ton bantuan banjir. Dugaan ini sebelumnya diungkap oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem.

Koalisi Masyarakat Sipil Aceh ini terdiri dari beberapa lembaga, di antaranya, Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), LBH Banda Aceh, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, Yayasan Keadilan dan Perdamaian Indonesia (YKPI), International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) dan KontraS Aceh.

Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, menekankan bahwa pernyataan Gubernur harus ditindaklanjuti dengan penyelidikan serius.

“Ini sangat meresahkan, ada oknum seperti ini melakukan kejahatan yang sangat tidak manusiawi,” kata Alfian kepada awak media pada Kamis (11/12/2025).

Baca Juga: Bantuan 80 Ton untuk Bener Meriah dan Aceh Tengah Dilaporkan Menghilang

Alfian juga mendorong Pemerintah Pusat untuk mengambil langkah konkret dalam mengungkap pelaku.

“Kami mendorong Pemerintah Pusat untuk mencari pelaku pencurian bantuan puluhan ton ini. Jika pusat sepele mengusutnya, maka ini perlu dipertanyakan, apakah ini memang setingan atau arahan dari atas, ini yang kita tegaskan,” tambahnya.

Dugaan penggelapan ini muncul saat Rapat Perpanjangan Status Keadaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Aceh.

Dalam rapat tersebut, Mualem menyebut sebanyak 80 ton bantuan untuk Bener Meriah hilang.

Editor: Suryadi

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.