Ironi di Dunia Kerja: Berjuang Mencari Pekerjaan, Saat Ada Justru Malas Bekerja

July 21, 2025 - 13:36
ILUSTRASI: Ironi di Dunia Kerja: Berjuang Mencari Pekerjaan, Saat Ada Justru Malas Bekerja. (FOTO: Net)

HABADAILY.COM –  Sebuah fenomena yang seringkali terlihat di tengah masyarakat kita adalah paradoks antara perjuangan mencari pekerjaan dan sikap saat sudah mendapatkannya.

Banyak individu mengarungi berbagai kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan, namun ironisnya, ketika peluang itu datang, tak jarang muncul rasa malas untuk bekerja.

Kondisi ini sering kali menjadi cerminan dari kurangnya rasa syukur terhadap nikmat yang telah diberikan.

Sikap kurang bersyukur ini tidak hanya terbatas pada konteks profesional. Dalam kehidupan sehari-hari, ciri-ciri ketidaksyukuran sering terlihat, seperti suka mengeluh dan kurang menghargai orang lain. Padahal, dalam ajaran agama Islam, syukur adalah fondasi penting untuk mencapai keberkahan hidup.

Beberapa ciri orang yang kurang mensyukuri nikmat Allah SWT, seperti yang sering dijelaskan dalam ajaran agama, meliputi:

Suka Mengeluh: Mengeluh adalah hal manusiawi, namun jika berlebihan, hal ini menunjukkan kurangnya kesadaran akan nikmat Allah yang jauh lebih banyak daripada musibah. Penting untuk senantiasa mengingat karunia-Nya dan berusaha membangkitkan semangat positif setelah mengeluh.

Merasa Berjuang Sendiri atau Mengingat Jasa Sendiri: Merasa lelah dengan perjuangan yang telah dilalui bisa memicu keputusasaan dan bahkan kesombongan. Padahal, setiap pencapaian adalah berkat pertolongan dan karunia dari Yang Maha Kuasa.

Merasa Banyak Kekurangan dan Suka Membandingkan Diri: Kebiasaan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain seringkali menimbulkan rasa iri dan melupakan bahwa setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Apa yang kita miliki mungkin adalah impian bagi orang lain.

Berlarut-larut dalam Penyesalan: Menyalahkan diri sendiri atau merasa hidup tidak adil hanya akan menjebak seseorang dalam pikiran negatif. Sikap ini menghalangi kemampuan untuk mensyukuri setiap takdir yang telah ditentukan.

Melihat Sesuatu dengan Pesimis: Sikap mudah menyerah dan kurang yakin terhadap kemampuan diri yang dianugerahkan oleh Allah SWT menunjukkan ketidaksyukuran. Setiap kegagalan bukanlah tanda Allah tidak sayang, melainkan kehendak-Nya yang harus disyukuri dan dijadikan pelajaran untuk terus berusaha.

Sumber: RRI, AI
Editor: Suryadi

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.