"Mari kita kawal bersama agar air ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh petani. Kita jaga, kita rawat, dan kita gunakan sebaik-baiknya. Ini bagian dari upaya kita menjaga ketahanan pangan di Aceh Besar, bahkan untuk generasi mendatang," ujarnya.
Syech Muharram turut menyoroti pentingnya menjaga kondisi lahan sawah dari kerusakan. Ia menegaskan, perusakan terhadap sawah merupakan tindakan yang dapat mengancam keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
"Saya larang keras merusak sawah. Kita harus mempertahankan ketahanan pangan yang sudah baik ini, jangan sampai rusak hanya karena kepentingan sesaat," katanya.
Bupati Aceh Besar juga mengingatkan pentingnya budaya gotong royong dalam pengelolaan pertanian, termasuk dalam perawatan saluran irigasi. Kemudian, Syech Muharram menyebutkan bahwa memastikan ketahanan pangan merupakan bagian dari program yang diusung Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan sejalan dengan program Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat.
"Program ketahanan pangan yang kita jalankan ini juga sejalan dan sinkron dengan program Bapak Gubernur Aceh serta Bapak Presiden RI," tuturnya.