HABADAILY.COM – Tim petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dikerahkan untuk membersihkan dahan pohon yang retak di jalan kawasan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, jalur lintas Banda Aceh–Medan, Sabtu (21/6/2025).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Besar, T Dhiaul Murdhi mengatakan pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat yang khawatir keretakan dahan itu bakal memicu kecelakaan lalu lintas.
"Hari ini petugas kita telah turun ke lokasi dan melakukan pemotongan serta pembersihan terhadap dahan pohon yang retak. Hal ini sebagai bentuk respons atas laporan warga yang peduli terhadap keselamatan pengguna jalan," ungkapnya.
Selain itu, Dhiaul Murdhi juga menyoroti tantangan yang dihadapi DLH Aceh Besar dalam mengawasi secara menyeluruh keberadaan pohon-pohon tua atau yang berpotensi membahayakan di wilayah yang sangat luas tersebut.
“Luasnya cakupan wilayah Aceh Besar menjadikan pengecekan menyeluruh secara rutin tidak selalu bisa dilakukan. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi laporan dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Poncut juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keselamatan bersama dengan melaporkan bila menemukan pohon yang rawan tumbang atau dahan yang retak, baik melalui surat resmi, laporan ke kantor kecamatan, maupun melalui kanal komunikasi langsung dengan DLH.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila menemukan kondisi pohon yang membahayakan di jalan umum atau pemukiman, mohon segera laporkan ke DLH Aceh Besar. Bisa melalui surat, bisa juga disampaikan melalui pihak kecamatan untuk diteruskan ke kami,” tuturnya.
DLH Aceh Besar, kata dia lagi, bakal terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan gampong guna mempercepat respons terhadap kondisi lingkungan yang membahayakan, termasuk melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan pohon tumbang di sepanjang jalan lintas dan kawasan permukiman padat. [*]