HABADAILY.COM – Sedikitnya 68 sekolah dasar negeri maupun swasta di Aceh belum memfinalisasi data untuk Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Sejumlah persoalan mencuat, seperti nomor induk siswa yang tidak valid hingga terdeteksi ganda dalam sistem tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, Marthunis, pada Jumat lalu (14/2/2025) mengaku masih terus berupaya membenahi masalah ini agar para siswa dapat mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi dengan lancar dan tanpa kendala.
“Akan kita lakukan pemetaan terkait Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang ganda sehingga menghambat pendaftaran SNBT,” kata dia.
Hal itu juga termasuk memetakan NISN ganda untuk kelas 1 dan kelas 2 agar tak jadi persoalan di kemudian hari.