Peringatan: Penertiban Kafe Mobil dan Kios Liar di Banda Aceh Akan Dilaksanakan
Keuchik Ibnu menyebut bahwa kios tersebut berdiri di atas got atau saluran parit yang berbatasan langsung dengan pagar Universitas Syiah Kuala, menyebabkan kesemrawutan dan merusak estetika lingkungan.
Keuchik Rukoh menegaskan bahwa pihaknya sudah beberapa kali melaporkan persoalan ini ke Pemerintah Kota Banda Aceh, bahkan sejak kepemimpinan Pj Wali Kota sebelumnya.
“Masalah kios, saya baru tiga tahun menjabat sebagai keuchik, tapi kios-kios itu sudah ada sejak lama. Saya pernah mendapati penghuni kios memasukkan wanita yang bukan muhrim. Saya kejar, tidak dapat. Orangnya masuk malam, keluar pagi. Warga juga banyak melapor terkait hal ini, bahkan sampai menganggap saya tidak menindaklanjuti aspirasi warga,” jelasnya.