HABADAILY.COM - Majelis Seniman Aceh (MaSA) Kembali menggelar perayaan Hari Laksamana Keumalahayati Internasional tahunan kedua. Acara puncak tahun ini dijadwalkan pada 27 Desember 2024, dimulai pukul 20.00 waktu Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Banda Aceh.
Kegiatan ini dijadwalkan turut hadir Pj. Gubernur Aceh, Safrizal dan sejumlah tokoh terkemuka daerah lainnya. Panitia juga akan menganugerahkan Penghargaan Laksamana Keumalahayati kepada tiga tokoh berprestasi.
Ketua MaSA, Chairiyan Ramli, mengungkapkan bahwa perayaan tersebut akan dimeriahkan dengan pameran lukisan karya seniman dari berbagai negara. Pementasan teater bertajuk "Laksamana Perempuan Pertama Kemalahayati".

Lakon yang naskahnya ditulis oleh Thayeb Loh Angen, Moritza Thaher, dan Ampon Yan ini disutradarai oleh Ampon Yan.
"Menampilkan, pertunjukan tari tradisional Aceh, musikalisasi puisi, dan monolog tentang Laksamana Keumalahayati. Penyanyi legendaris Aceh Cut Aja Rizka, membawakan lagu spesial berjudul "Malahayati." Kata Chairiyan Ramli dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (26/12/2024).
"Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras selama berbulan-bulan untuk menyukseskan acara ini. Kami juga berterima kasih kepada seluruh pendukung dan media atas liputannya," akunya.
Sebagai informasi, keputusan untuk merayakan hari lahir Laksamana Keumalahayati sebagai hari internasional diambil oleh Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay dalam Konferensi Umum UNESCO ke-42 yang diselenggarakan pada 22 November 2023 di Paris, Prancis.
Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh penyanyi Aceh, Lea Amalia, Seudati Inoeng oleh Sanggar Lempia, Ca'e Titian Masa Laksamana Keumalahayati oleh Syeh Nu Gampa, Puisi oleh Nurmaida Atmaja.