Pendapatan Petani Makin Rendah, Ini Tanggapan Badan Pangan

September 21, 2024 - 13:17
Ilustrasi foto: persediaan beras. [Dok. Perum Bulog]
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM - Bank Dunia menyebut harga beras di Indonesia mahal dibandingkan negara Asean lainnya. Meski harganya tinggi tapi tidak membuat petani sejahtera.

Melansir Okezone, menurut Country Director untuk Indonesia dan Timor-Leste, East Asia dan Pacific World Bank, Carolyn Turk, tingginya harga beras di Indonesia salah satunya disebabkan oleh pembatasan impor hingga keputusan pemerintah menaikkan harga jual beras hingga melemahkan daya saing pertanian. 

Mirisnya lagi, tingginya harga beras tidak diikuti dengan kesejahteraan petani.

“Yang kita lihat adalah bahwa pendapatan banyak petani marjinal sering kali jauh di bawah upah minimum, bahkan sering kali berada di bawah garis kemiskinan," ujarnya, Sabtu (21/9/2024).

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.