HABADAILY.COM – Lembaga Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Aceh menggelar Kampanye Prebunking bersama santri Dayah Darul Ihsan Siem, di Aceh Besar, Minggu (25/8/2024).
Kampanye ini untuk mengedukasi masyarakat agar kebal terhadap informasi hoaks. Harapannya masyarakat dapat mencegah penyebaran informasi palsu atau hoaks.
Dalam sambutannya, Koordinator Wilayah Mafindo Aceh, Destika Gilang Lestari mengatakan bahwa penyebaran berita bohong atau hoaks menyebar secara luas di media sosial. Lansia dan pemuda menjadi salah satu unsur yang rentan menjadi penyebar berita bohong di sosial media.
Oleh sebab itu, kata Gilang, Mafindo menyasar kelompok orang muda untuk memberikan edukasi tentang anti hoaks.
“Hari ini kita akan mengenal berita hoaks di antaranya Misinformasi, Disinformasi, mallinformasi dan belajar serta bermain games bersama dengan bersenang-senang,” ujar Gilang.
Dalam pembukaan acara, wakil kepala sekolah Madrasah Aliayah Dayah Darul Ihsan, Salmiati mengapresiasi Tim Mafindo Aceh.
“Terima kasih kepada tim Mafindo yang telah memberikan edukasi melalui kampanye Prebunking kepada Santri Kami” ujar ibu Salmiati.
Ia mengatakan, kampanye prebunking ini sangat menarik karena peserta bisa belajar tentang berita hoaks dan bagaimana mengatasi berita hoaks.
“Acaranya seru dan tidak membosankan, harapannya ke depannya orang-orang bisa membedakan mana berita hoaks dan mana berita yang tidak hoaks,“ sebut Siti Safiah, santri kelas 12 Dayah Darul Ihsan.
Kampanye prebanking menggunakan strategi dengan menyapa Santri Dayah Darul Ihsan dan meminta waktunya untuk mencoba melakukan permainan yang disiapkan oleh tim kampanye prebanking, yaitu permainan ular tangga, board game dan Warnas (warung bahara dan barnas). Selain itu tim kampanye juga menyiapkan doorprize kepada peserta yang ikut bermain game.
Kampanye ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan terkait cek fakta dan literasi media; Memberikan vaksin antihoaks kepada para peserta agar dapat memprediksi dan mencegah hoaks sebelum muncul dan beredar.
Selain itu, kegiatan ini juga melatih peserta mempunyai kemampuan prebunking, melatih peserta mempunyai kemampuan melatih secara tingkat mula untuk prebunking kepada calon peserta lainnya.
Kampanye ini merupakan hasil kolaborasi antara Mafindo, AJI, AMSI yang tergabung dalam Koalisi Cek Fakta dan didukung oleh Google News Initiatives.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat literasi media dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi, terutama menjelang Pilkada 2024. []