HABADAILY.COM – Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Komunikasi dan Informatika mengalami gangguan serius pada Kamis hingga Jumat (21/6/2024), yang juga berimbas pada gangguan layanan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Melansir Kompas, pengamat keamanan siber, Alfons Tanujaya menduga gangguan ini disebabkan oleh serangan ransomware. Menurutnya, jika data dari ransomware dapat diunduh oleh pihak yang melancarkan serangan, hal ini sangat berbahaya. Masyarakat sebagai pemilik data bakal menjadi korban eksploitasi data.
“Jadi virtual machine di PDN Kominfo diserang ransomware dan dienkripsi. Ratusan mungkin ribuan. Data keimigrasian kan sangat sensitif dan mengandung banyak informasi penting keimigrasian,” ujarnya.
Lebih lanjut, tak cuma sistem keimigrasian yang lumpuh karena serangan tersebut. Data lain seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) kemungkinan besar juga dibobol oleh pihak yang melancarkan serangan ransomware.
Menurut Alfons, terganggunya PDN Kominfo merupakan tanda kelemahan dalam pengelolaan sistem. Kominfo seharusnya menyiapkan disaster recovery dan business continuity saat mengelola PDN.