Selain itu, pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan di Banda Aceh tercatat sebesar 17,52 juta per tahun. Angka ini menunjukkan kemampuan ekonomi masyarakat yang kuat dan standar hidup yang meningkat.
Sementara itu, kota Kendari menempati posisi kedua dengan IPM sebesar 85,51, disusul oleh Makassar di posisi ketiga dengan IPM 84,85. Kedua kota ini juga menunjukkan peningkatan di berbagai indikator, meskipun masih berada di bawah Banda Aceh.
IPM merupakan indikator penting yang disusun berdasarkan tiga dimensi dasar: umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.
“Tentunya capaian kemajuan Kota Banda Aceh patut kita syukuri,” ungkap Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin. []