Menkominfo Soal Bandar Judi Online di Luar Negeri: Itu Tantangan Berat

April 27, 2024 - 11:57
Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi. [Dok. Humas Kemkominfo]

HABADAILY.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi mengklaim keseriusan pemerintah memberantas judi online. Kementeriannya saat ini tengah berupaya memutuskan akses terhadap situs-situs ilegal tersebut.

Namun demikian, Budi mengakui pemberantasan judi online menghadapi tantangan yang berat karena banyak pelaku atau bandar judi online bersembunyi di luar Indonesia.

"Judi online itu kan borderless, lintas negara, servernya bisa ada di mana-mana, kalau judi offline lebih gampang mengaturnya, kalau judi online kan susah, kita kayak menghadapi hantu," tuturnya, Rabu lalu (24/4/2024).

Menteri Budi mengungkap bandar judi online juga semakin kreatif dengan selalu membuat situs baru dan melakukan peretasan pada situs-situs pemerintah.

Oleh karena itu, ujarnya, pemerintah tengah berupaya untuk berkomunikasi dengan negara-negara tetangga yang melegalkan perjudian agar mencegah perjudian di negara mereka tidak masuk ke Indonesia.

"Walaupun di sana legal, jangan imbasnya di sini dong," tegasnya.

Menkominfo menekankan semua upaya itu dilakukan untuk melindungi rakyat dari judi online. Menurutnya banyak rakyat kecil terjerat judi online karena merasa hal tersebut merupakan cara untuk menjadi kaya.

"Rakyat kecil harus kita lindungi karena mereka salah menafsirkan judi dalam kehidupan mereka, mereka menjadikan judi impian mereka, nggak ada orang kaya karena judi, itu mimpi yang salah," jelasnya.

Menteri Budi Arie menyatakan masyarakat yang bermain judi online berasal dari tingkat perekonomian yang berbeda-beda. Namun, masyarakat ekonomi rendah lah yang paling terdampak oleh judi online.

"Yang taruhannya 200, 500 rupiah, sekali main paling habis 5 ribu, 10 ribu, itu dulu kita lindungi," tuturnya. []

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.