Kata Almuniza, masuknya event budaya dan wisata Aceh ke dalam KEN memberikan dampak positif lantaran mendapat dukungan promosi Kemenparekraf RI. Atraksi budaya dan wisata yang digelar sepanjang tahun terbukti meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Kita akan terus memaksimalkan pengelolaan event Aceh yang terangkum dalam KEN dan kegiatan lainnya, yang masuk dalam kalender wisata dan budaya atau Khazanah Piasan Nanggroe (KPN)," ujarnya.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berkolaborasi menyukseskan beragam agenda budaya dan wisata Aceh. Saat ini Kami tengah merangkum event-event berkualitas hasil pengajuan kabupaten/kota untuk kita rilis segera ke dalam kalender event budaya dan wisata Aceh (KPN) 2024," harap Almuniza lagi.