Idris, seorang pedagang telur ayam di Lamdingin, Banda Aceh sedang menunggu pembli. Sabtu (04/11/2023) di Banda Aceh.FOTO: Habadaily.com/Muhammad Zia Ulhaq
2 dari 2 halaman
lebih lanjut Idris mengaku, dipasaran wilayah Aceh tidak menjual telur ayam dalam skala perkilo melainkan satu papan dan setengah papan.
“Jika dihitung harga setengah papan tinggal di bagi dua aja dari harga satu papan, seperti yang ukuran besar jika dihitung setengah papan dua puluh dua ribu lima ratus dan ukuran kecil dua puluh satu ribu lima ratus,” jelasnya.
"Bukan hanya di medan saja yang mengalami penurunan peminatan pada kebutuhan pokok ini, di Aceh juga sangat menurun peminatnya. Mungkin menurunnya pembeli ini faktornya dari ekonominya lagi tidak stabil,” tutupnya.
Ikuti Saluran Habadaily via WhatsApp.
Follow
Ikuti Berita Habadaily di Google News.
Follow